Ponorogo – Meskipun sempat direndahkan oleh polling, media masa harian ternama, dalam perolehan dukungan suara. Pasangan Ipong-Djarno, akhirnya menuai kemenangan pada Pilkada Ponorogo, yang di gelar pada 9 Desember 2015. Dari asil ‘quickcount’ (hitung cepat) dan ‘realcount’ (hitung nyata), yang dilakukukan oleh Tim Pemenangan Ipong-Djarno, di Poskonya, Jalan Sultan Agung, pada Rabu siang (9/12) jam 4 sore. Dari perolehan sementara quickcount, Ipong-Djarno, memperoleh 39, 59 %, Sugiri-Sukirno 35,39, %, Amin-Agus Widodo 23,25 %, Misranto-Isnen 1,73 %, totaldari suara masuk sebesar 80%. Atas kemenanganya ini, Ipong dihadapan awak media masa dan elektronik, mengatakan, “Kita bersyukur, dari hasil penghitungan sementara quickcount, kita unggul sekitar 5 % atas pasanagn nomor satu. Kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Ponorogo”, tegasnya
Bukan itu saja,
kubu Ipong-Djarno, untuk memastikan kemenanganya, selain menggelar quickcount,
juga menggelar realcount, yakni pengumpulan perolehan suara dari lembar C-1,
yang di kumpulkan oleh para saksi Ipong-Djarno, di TPS-TPS se kabupaten
Ponorogo. Menurut Ipong, hasil quickcount dan realcount, hasil akhirnya tidak
akan jauh berbeda, selisihnya hanya sekitar 0,0 %, “Oleh sebab itu, kita sudah
mengintruksikan untuk mengamankan lembar C-1 dari para saksi, hasil perolehan
suara TPS-TPS se kabupaten Ponorogo, agar kita tidak di curangi. Kita juga
sudah menugaska Tim, untuk terus mengawal perolehan hasil suara pasangan Ipong-Djarno,
Penghitungan quickcount akan selasai pada sekitar jam 6 sore, tapi untuk
realcount nya, kita perkirakan akan selesai pada jam 2 malam”, imbuhnya.
Ipong juga
menceritakan, untuk memperoleh kemenanganya, tidak ada strategi khusus yang di
lakukanya, selain selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, “Saya dan Pak
Djarno, telah mengunjungi 307 desa yang ada di Kabupaten Ponorogo. Selain untuk
bersilaturahmi, kita juga selalu membuka diri untuk menampung keluhan
masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat Ponorogo, kompak mendukung pemerintahan
Ipong-Djarno. Sehingga saya bisa melaksanakan program-program yang telah saya
siapkan, untuk mensejahterakan masyarakat Ponorogo”, tukasnya. (Supriyadi - Ponorogo Pos 10 Desember 2015)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar