Ponorogo – Paska Pilkada 9 Desember 2015, dukungan politik ke kubu
pasangan Ipong-Djarno, dari berbagai elemen masyarakat, terus mengalir. Dari
hasil hitung cepat (quickcont), yang lakukan oleh lembaga survey dan website
dari KPU-RI yang memenangkan pasangan Ipong-Djarno, dalam Pilkada Ponorogo,
rupanya mulai bisa diterima masyarakat. Bahkan jajaran pengurus DPC PDIP
Ponorogo, pada Senin (14/12), dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDIP Ponorogo
Agus Widodo, dengan kasatria, mendatangi Posko Pemenangan Ipong-Djarno di jalan
Sultan Agung, untuk mengucapkan selamat, kepada pasangan Ipong-Djarno, “Setelah
kami mengadakan rapat internal dengan jajaran pengurus DPC PDIP Ponorogo. Dan
melakukan penghitungan perolehan suara dari formulir C-1, yang kami kumpulkan
dari seluruh TPS yang ada di Ponorogo,
melalui para saksi yang ditunjuk oleh DPC PDIP Ponorogo. Maka setelah
kami hitung, perolehan suara pasangan nomor 4 Ipong-Djarno, meraup dukungan
paling banyak. Oleh sebab itu, pada siang ini, seluruh jajaran pengurus DPC
PDIP Ponorogo, mengucapkan selamat kepada Ipong-Djarno”, ujar Agus Widodo,
mengawali silaturahminya dengan Ipong.
Lebih lanjut Agus Widodo mengatakan, bahwa dirinya bersama Pak Amin,
legowo, dan mengaku menerima kekalahan dalam perhelatan Pilkada Ponorogo kali
ini. Pasangan Nomor 2, juga mohon maaf jika selama masa kampanye ada tutur kata
ataupun tingkah laku yang kurang berkenan, dan menyinggung perasaan
Ipong-djarno. Pun, kedepanya DPC PDIP Ponorogo akan mendukung pemerintahan
Ipong-Djarno, dalam mewujudkan dan melaksanakan program kebijakanya, “Meskipun
demikian, kami juga akan tetap mengkritisi pemerintahan Ipong-Djarno, manakala
ada kebijakan yang tidak memihak kepada masyarakat, atau merugikan masyarakat
Ponorogo”, imbuhnya.
Sementara itu, Ipong yang didampingi istrinya Hj. Sri Wahyuni,
menyambut haru, atas ketulusan ucapan selamat, dari jajaran pengurus DPC PDIP
Ponorogo. Menurut Ipong, tradisi seperti ini perlu untuk terus di jaga. Pilkada
adalah perhelatan rutin lima tahunan, dalam sebuah kompetisi kalah menang
adalah hal yang biasa. Jika pilkada telah selesai, maka kita harus kembali
bersatu padu untuk membangun Ponorgo, duduk bersama, tanpa harus ada yang
merasa di kalahkan. Kami sangat menghargai ketulusan dari rekan-rekan DPC PDIP
Ponorogo, yang akan berada dalam satu gerbong untuk mensejahterakan masyarakat
Ponorogo. Keberadaan rekan-rekan
pengurus DPC PDIP Ponorogo, untuk lima tahun kedepan sangatlah vital, bagi
pembangunan Ponorogo. Karena ini adalah era pemerintahanya Jokowi, sehingga
kita harapkan kita bisa bersinergi, pengurus DPC PDIP Ponorogo, bisa ikut
menjembatani kepentingan masyarakat Ponorogo, ke Pemerintah Pusat, “Pak Agus,
terimakasih atas ucapan dan dukunganya. Saya Ipong-Djarno juga mohon maaf, jika
selama masa perhelatan Pilkada ini, ada tutur kata ataupun tingkah laku yang
menyinggumg perasaan Pak Amin dan Mas Agus Widodo, hal itu bukanlah sesuatu
yang kami sengaja. Meskipun saat ini, saya sedang memakai kaos biru, tapi jam
tangan dan akik saya, warnanya juga sudah merah, Mas Agus”, tukas Ipong,
disambut aplous jajaran pengurus DPC PDIP Ponorogo, yang ikut silaturahmi.
(Supriyadi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar