Sabtu, 26 Desember 2015

Drs. Mariyono Wirodigdo, MPd. : IPONG PUNYA DAYA DOBRAK TINGGI UNTUK MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT PONOROGO

Ponorogo – Terpilihnya pasangan Ipong-Djarno, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, periode 2015-2020. Membuat harapan masyarakat Ponorogo membuncah, agar kedepanya, pasangan Ipong-Djarno, bisa membawa perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Ponorogo menjadi lebih baik lagi. Tak kurang, dari pengamatan kacamata Drs. Mariyono Widogdo, MPd, mantan guru Ipong, di SMAN I Ponorogo. Yang dalam Pilkada Ponorogo ini, menjadi salah satu juru kampanye pasangan Ipong-Djarno. Menilai, jika Ipong mempunyai daya dobrak yang tinggi, untuk bisa mensejahterakan masyarakat Ponorogo. Karena, Ipong, orangnya cerdas, progamnya bagus, punya kapabilitas dan kredibilitas yang tinggi di mata masyarakat Ponorogo. pengalaman panjangnya sebagai pengusaha maupun politisi, di harapkan mampu membawa angin perubahan bagi masyarakat  masyarakat Ponorogo. Berikut ini petikan wawancara, antara wartawan Ponorogo Pos Supriyadi, dengan Drs. Mariyono Wirodigdo, MPd, berkaitan dengan terpilihnya Ipong-Djarno, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo.

Kenapa Pak Mariyono, dalam Pilkada Ponorogo kali ini, mendukung pasangan Ipong-Djarno ?
Pertama, karena garis partai, seusai Saya pensiun sebagai Guru per 1 Juni 2014, Saya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Nasdem, sebagai salah satu anggota Dewan Pertimbangan DPD Partai Nasdem Ponorogo. Yang dalam Pilkada Ponorogo ini, mengusung pasangan Ipong-Djarno. Yang kedua Ipong, adalah mantan murid Saya di SMAN I Ponorogo. Jadi istilahnya, ‘anak polah bopo kepradah’, bagaimanapun juga Ipong itu sudah saya anggap sebagai anak sendiri, jadi bagaimanapun saya, harus ikut membantunya agar bisa menjadi Bupati Ponorogo. Bahkan sewaktu Ipong-Djarno, kampanye di 307 desa, selama 27 hari, Saya juga selalu mengikutinya. Alasan kedua,  kenapa Saya menukung Ipong, karena dari sejak awal, Ipong mempunyai visi misi dan program yang baik dan jelas arahnya, untuk memajukan masyarakat Ponorogo. Jadi tidak ada salahnya jika Saya ikut mendukung dan menjadi juru kampanye pasangan Ipong-Djarno.

Harapan Anda, setelah Ipong terpilih sebagai Bupati ?
Harapanya, semoga Ipong, bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Ponorogo. Bupati Ponorogo, setelah eranya Pak Sumadi, Pak Subarkah dan Pak Markum, hanya datar-datar saja, tidak ada gebrakan yang berarti. Oleh sebab itu kita berharap banyak pada Ipong, orangnya masih muda, cerdas, cara berpikirnya sangat progresiv, sehingga Ipong kita harapkan mempunyai daya dobrak yang tinggi untuk menembus sekat, yang selama ini, membuat pemerintahan Kabupaten Ponorogo, terkesan jalan di tempat. Pengalamanya sebagai politisi dan pengusaha nasional, kita harapkan mampu membawa perubahan signifikan di bidang ekonomi, maupun  di bidang birokrasi. Ponorogo saat ini butuh Bupati yang se level dengan Markum Singodimedjo, yang mempunyai akses luas di pemerintahan pusat.

Pak, apa yang melatar belakangi Anda, setelah pensiun dari Guru, kok  malah terjun ke dunia politik ?
Alasanya, pertama, mungkin karena panggilan jiwa, karena pada saat saya kuliah dulu, saat jaman Orde Baru, saya sudah aktif di berbagai gerakan kemahasiswaan. Kedua, saya ingin memberikan motivasi kepada teman-teman yang telah purna tugas, untuk terus mengabdikan tenaganya demi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo. Selain menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan di Nasdem, Saya juga aktif sebagai pengurus paguyuban Bonsai, Keris, Mocopat dan lain-lainya. Tapi dengan terjun ke dunia politik, Saya berharap, kiprah Saya berada di level yang lebih tinggi, sehingga segala tindakan dan pemikiran Saya, untuk ikut mensejehterakan masyarakat Ponorogo, bisa lebih di perhatikan (*)  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar